Kata Pengantar

Misi utama pengutusan Nabi Muhammad saw. adalah untuk menyempurnakan keluhuran akhlak. Sejalan dengan itu, dijelaskan dalam al-Qur’an bahwa Beliau diutus hanyalah untuk menebarkan kasih sayang kepada semesta alam. Dalam struktur ajaran Islam, pendidikan akhlak adalah yang terpenting. Penguatan akidah adalah dasar. Sementara, ibadah adalah sarana, sedangkan tujuan akhirnya adalah pengembangan akhlak mulia.

Nabi Muhammad saw. bersabda, “Mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya”. *1 Nabi Muhammad saw. juga bersabda, “Orang yang paling baik Islamnya adalah yang paling baik akhlaknya”*2 Dengan kata lain, hanya akhlak mulia yang dipenuhi dengan sifat kasih sayang sajalah yang dapat menjadi bukti kekuatan akidah dan kebaikan ibadah. Oleh karena itu, pelajaran Agama Islam diorientasikan kepada akhlak yang mulia dan diorientasikan kepada pembentukan anak didik yang penuh kasih sayang. Bukan hanya penuh kasih sayang kepada sesama muslim, melainkan kepada semua manusia, bahkan kepada segenap unsur alam semesta. Hal ini selaras dengan Kurikulum 2013 yang dirancang untuk mengembangkan kompetensi yang utuh antara pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Siswa tidak hanya diharapkan bertambah pengetahuan dan wawasannya, tetapi meningkat juga kecakapan dan keterampilannya serta semakin mulia karakter dan kepribadiannya saw. juga bersabda, “Orang yang paling baik Islamnya adalah yang paling baik akhlaknya”*2 Dengan kata lain, hanya akhlak mulia yang dipenuhi dengan sifat kasih sayang sajalah yang dapat menjadi bukti kekuatan akidah dan kebaikan ibadah.

Oleh karena itu, pelajaran Agama Islam diorientasikan kepada akhlak yang mulia dan diorientasikan kepada pembentukan anak didik yang penuh kasih sayang. Bukan hanya penuh kasih saying kepada sesama muslim, melainkan kepada semua manusia, bahkan kepada segenap unsur alam semesta.

Hal ini selaras dengan Kurikulum 2013 yang dirancang untuk mengembangkan kompetensi yang utuh antara pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Siswa tidak hanya diharapkan bertambah pengetahuan dan wawasannya, tetapi meningkat juga kecakapan dan keterampilannya serta semakin mulia karakter dan kepribadiannya